Ketika seseorang memilih untuk menginjakkan kaki di dunia kesehatan, maka dia telah menyerahkan sebagian besar hidupnya kepada masyarakat. Hanya sebagian kecil darinya yang dia ditinggalkan untuk keluarga, bahkan untuk dirinya sendiri.

Waktunya akan lebih banyak dihabiskan untuk…

463 notes

Bagaimana jika istrimu adalah seorang dokter?

Bagaimana pendapatmu? Diam-diam ku betanya padamu, tertarik pada responmu.Ya, aku tahu pasti sikapmu begitu, sama seperti yang lainnya.

Bayanganmu akan melayang jauh dan mulai berfikir bahwa dokter adalah sibuk, dokter adalah milik masyarakat,…

89 notes

On the way to Dieng with family - August 3, 2014.

Pergi ke Dieng lewat jalan yang nggak biasa, 
Keatas, menelusuri perbukitan Kulon Progo, 
Viewnya baguuuus banget. Masya alloh.

Namun, itu belum ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang kami lihat di daerah Wonosobo terutama Dieng.
Ketika hampir sampai diatas, jalanan makin miring, meliuk, sampai atas dan di kanan jalan kami jurang. 
Saking tingginya dan semakin sorenya hari, ada kabut putih yang menutupi tepian jurang itu. Berasa jalan diatas negeri awan. Keren.
Saya nggumun, maklum ya baru pertama kalinya, hehe.

Sesampainya di Dieng, ah, kota ini cantik banget.
Subhanallaahi wa bihamdih.
Hawanya segar, pemandangannya indah.
Banyak orang jual makanan enak-enak, favorit saya buah carica.
Belum lagi banyak objek-objek wisatanya.
Sayangnya belum sempat mampir ke semuanya.
Lain kali kepengin kesana lagi!

Atau juga, besok saya tinggal disana aja ya? 
Buka praktek di pegunungan gitu kok kayaknya seru juga.
Tapi ya ngikut suami aja besok ding :D *eh

Yaudah, cerita saya singkat aja ya, intinya mau mengabarkan kalau kota Dieng itu cantik dan saya suka banget. Nggak mau panjang-panjang, nanti nggak belajar-belajar :D 

Btw, masih ada carica di kulkas, lumayan…
Sampai ketemu lagi, Dieng!

On the way to Dieng with family - August 3, 2014.

Pergi ke Dieng lewat jalan yang nggak biasa,
Keatas, menelusuri perbukitan Kulon Progo,
Viewnya baguuuus banget. Masya alloh.

Namun, itu belum ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang kami lihat di daerah Wonosobo terutama Dieng.
Ketika hampir sampai diatas, jalanan makin miring, meliuk, sampai atas dan di kanan jalan kami jurang.
Saking tingginya dan semakin sorenya hari, ada kabut putih yang menutupi tepian jurang itu. Berasa jalan diatas negeri awan. Keren.
Saya nggumun, maklum ya baru pertama kalinya, hehe.

Sesampainya di Dieng, ah, kota ini cantik banget.
Subhanallaahi wa bihamdih.
Hawanya segar, pemandangannya indah.
Banyak orang jual makanan enak-enak, favorit saya buah carica.
Belum lagi banyak objek-objek wisatanya.
Sayangnya belum sempat mampir ke semuanya.
Lain kali kepengin kesana lagi!

Atau juga, besok saya tinggal disana aja ya?
Buka praktek di pegunungan gitu kok kayaknya seru juga.
Tapi ya ngikut suami aja besok ding :D *eh

Yaudah, cerita saya singkat aja ya, intinya mau mengabarkan kalau kota Dieng itu cantik dan saya suka banget. Nggak mau panjang-panjang, nanti nggak belajar-belajar :D
Btw, masih ada carica di kulkas, lumayan…
Sampai ketemu lagi, Dieng!

1 note


“Butterflies can’t see their wings. They can’t see how truly beautiful they are, but everyone else can. People are like that as well.”

“Butterflies can’t see their wings. They can’t see how truly beautiful they are, but everyone else can. People are like that as well.”

(Source: hydrotoxicity)

161,593 notes

dawat-us-salafiyyah:

Shaykh Uthaymeen, may Allah have mercy on him, said,

“It is fitting that a person be serious and resolute when he performs an action, carrying it out with strength and without slackness or laziness, in opposition to the actions of some people, where you will find that they face the actions…

20 notes

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menikah dengan sembilan wanita. Ada beberapa pelajaran yang dapat kita petik dari poligami beliau ini. Pertama, beliau tidak menikahi wanita-wanita yang masih gadis, padahal beliau mampu untuk melakukannya. Gadis yang beliau nikahi hanya satu orang saja (Aisyah). Sebagian istri beliau adalah janda-janda yang telah memiliki anak, seperti Ummu Salamah, Khodijah, yang lain adalah janda seperti Hafshah, Zainab, dll. Tujuan beliau menikahi ummahatul mukminin tersebut bukan untuk mencari kepuasan, kalau tujuannya mencari kepuasan pastilah beliau menikahi para gadis.

Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau menikahi banyak wanita agar sunnah-sunnah yang tidak tampak kecuali di rumah, bisa diriwayatkan secara utuh. Istri-istri beliau berperan dalam meriwayatkan sunnah-sunnah beliau saat di rumah dan para sahabat meriwayatkan sunnah-sunnah beliau ketika di luar rumah. Seandainya beliau hanya be…..

Continue reading from KisahMuslim for android http://goo.gl/2lfoUk

  • Her: What was it like? Accepting Islam I mean.
  • Me: I guess It was kinda like staring at a fire for a really long time. You know, like seeing this thing you feel could hurt you, but kept you warm at the same time. Then one day I just took the risk and made this decision to reach out for it, but instead of getting burned, my darkness was brightened.

808 notes

sparka-revolution:

We see rain as an irritant when in fact its an amazing blessing of الله

2,330 notes